TIDAK ADA
HARI KESIALAN,DIT !
Kringg..., Kringg..., Kringg..., Pukul 05.10, Aku Terbangun Dari Tempat
Tidur Untuk Melakukan Aktivitas, Sebelumnya
Aku Sholat Subuh Dahulu Agar Otak Dan Pikiranku Nanti Bisa Tenang Dan Ceria. Sudahnya aku langsung mandi dan memakan sarapan, “Buk, Pagi Ini Makan Apa ?”, Tanyaku. “Makan Nasi Goreng nak, sudah ibu masakan tadi”. Jawab Ibuku Sambil Menyapu Rumah. “Owh,Terima Kasih Buk”. Kataku dengan semangat, Kemudian Aku Memakan Sarapan Itu Dengan Cepat Karena Ingin Datang Pagi Ke Sekolah. Setelahnya Aku bersiap-siap pergi dan memanaskan motorku. Setelah Motorku Siap, Aku Permisi Pergi Ke Sekolah Ke Orang Tua ku, “Yah,Buk Aku Pergi Ke Sekolah Dulu, Assalammualaikum!”. Kataku singkat, “Walaikumsalam nak, hati-hati di jalan, jangan bawa motornya cepat”. Jawab Ayahku Yang Sedang Meminum Secangkir Kopi. Setelahnya, Aku Membawa Motor Ku Ke Sekolah, Tidak Lupa Untuk baca Do’a Dulu Tentunya.
Aku Sholat Subuh Dahulu Agar Otak Dan Pikiranku Nanti Bisa Tenang Dan Ceria. Sudahnya aku langsung mandi dan memakan sarapan, “Buk, Pagi Ini Makan Apa ?”, Tanyaku. “Makan Nasi Goreng nak, sudah ibu masakan tadi”. Jawab Ibuku Sambil Menyapu Rumah. “Owh,Terima Kasih Buk”. Kataku dengan semangat, Kemudian Aku Memakan Sarapan Itu Dengan Cepat Karena Ingin Datang Pagi Ke Sekolah. Setelahnya Aku bersiap-siap pergi dan memanaskan motorku. Setelah Motorku Siap, Aku Permisi Pergi Ke Sekolah Ke Orang Tua ku, “Yah,Buk Aku Pergi Ke Sekolah Dulu, Assalammualaikum!”. Kataku singkat, “Walaikumsalam nak, hati-hati di jalan, jangan bawa motornya cepat”. Jawab Ayahku Yang Sedang Meminum Secangkir Kopi. Setelahnya, Aku Membawa Motor Ku Ke Sekolah, Tidak Lupa Untuk baca Do’a Dulu Tentunya.
Saat Mau Mulai Menjalankan
Motorku,
Aku Merasakan Hal Aneh Yaitu Susahnya Menarik gas motorku,”hmm, semoga tidak terjadi apa-apa,” Pikirku. Aku pun menjalankan motorku, saat di pertengahan jalan, motorku mulai mengalami error pada tarikan gasnya, lalu tidak lama kemudian motor pun mogok, aku pun panik karena aku belum mengerti cara membenarkan motor, aku berusaha menghidupkannya melalui kick starter. lalu aku mendorong untuk berharap agar dibantu oleh warga sekitar, dan benar aku dibantu oleh Warga Sekitar, Namun motor itu tetap tidak mau hidup, “Hari Ini Adalah Hari Kesialan,” Kesalku, “Maaf Dik, Tapi motor ini nggak mau hidup ? bagaimana motor ini dititip dulu disini, biar aman.”Tanya warga sekitar, namun aku menjawab : “Maaf Pak, biar saya mendorong motor ini aja, tanggung udah mau dekat,” Jawabku dengan sopan, “ Serius nak nggak apa ?,” tanya warga lagi, “Iya pak nggak apa.” Jawab ku singkat.
Aku Merasakan Hal Aneh Yaitu Susahnya Menarik gas motorku,”hmm, semoga tidak terjadi apa-apa,” Pikirku. Aku pun menjalankan motorku, saat di pertengahan jalan, motorku mulai mengalami error pada tarikan gasnya, lalu tidak lama kemudian motor pun mogok, aku pun panik karena aku belum mengerti cara membenarkan motor, aku berusaha menghidupkannya melalui kick starter. lalu aku mendorong untuk berharap agar dibantu oleh warga sekitar, dan benar aku dibantu oleh Warga Sekitar, Namun motor itu tetap tidak mau hidup, “Hari Ini Adalah Hari Kesialan,” Kesalku, “Maaf Dik, Tapi motor ini nggak mau hidup ? bagaimana motor ini dititip dulu disini, biar aman.”Tanya warga sekitar, namun aku menjawab : “Maaf Pak, biar saya mendorong motor ini aja, tanggung udah mau dekat,” Jawabku dengan sopan, “ Serius nak nggak apa ?,” tanya warga lagi, “Iya pak nggak apa.” Jawab ku singkat.
Kemudian Aku Mendorong Motor
itu dengan sedikit kesal,perlahan tapi pasti aku mendorong motor itu dengan
cepat karena saya tidak mau datang terlambat, akan tetapi, saat saya sudah
sampai di gerbang sekolah, jam sudah menunjukkan pukul 07.08, itu berarti aku
sudah terlambat, “Hei Nak! Jangan pura-pura mendorong motor, itu hanya alasan
kamu saja !.” Tegur Satpam. “Tapi pak saya nggak berbohong motor ini memang
mogok tidak mau hidup.” Jawabku dengan kesal. Lalu pak Putra menegur satpam dan
dia bilang bahwa aku tidak berpura.”Tidak Pak, Motor dia memang mogok, tadi
saya lihat dia di jalan dia mendorong motornya.” Tegas Pak Putra. “Owh, kalau
begitu silakan masuk ke sekolah, jangan lupa nanti bawa motor kamu ke
bengkel.”kata Satpam. “Iya Pak Terima Kasih !.” jawabku singkat, lalu aku lari
ke kelas, untungnya di kelas belum ada guru. Lalu aku masuk ke kelas dengan
tampak kesal. “Ada apa Dit, tampak kau kesal sekali.” Tanya David, Teman
Kelasku. “ Iya Dit ada apa ? beritahu kami.” Sambung Wawan. “Hari Ini Adalah
Kesialanku !, Jawabku singkat. “Memangnya Kenapa Sial Dit, tanya David lagi. “
Yah, motor ku mogok, lalu aku dorong motor ku ke sekolah, nih lihat keringatku
banyak sekali.” Komentarku ke David. “Owh...” Jawab teman-temanku. “Ingat Adit,
Tidak Ada hari Kesialan, ini Sudah Takdir Allah, Jadi Tidak Boleh kamu ngomong
begitu.” Kata Teman Wanitaku bernama Anisa. “Iya, jadi kayaknya percuma saja
kamu rajin beribadah, tapi diberi cobaan malah emosi.” Sambung Esna Teman
Wanita Ku Yang Satu Lagi. “Owh..., Iya ya masa aku tidak sabar sama cobaan dari
Allah, dan aku lupa kalau memang tidak ada hari kesialan, maaf kan aku ya allah
aku khilaf.” Jawab Ku. “ Ya, Semoga Tidak terjadi lagi kejadian ini dan kamu
meningkatkan keimanan kamu lagi Dit.” Pungkas David. “ Iya Vid, Terima Kasih
telah mengingatkan.”Kataku sambil senyum ceria.
Sore Nya, Dengan Ajaib
Motorku Tiba-Tiba Bisa Hidup Dan Aku Bersyukur karena hal ini. “Alhamdulillah
Ya Allah.” Bisikku. Tapi sudahnya aku sampai pulang ke rumah dan langsung
menyampaikan hal motor mogokku, Beruntung Aku Langsung Di Beri uang dan pergi
ke bengkel untuk membenarkan motorku, Alhamdulillah Sampai Sekarang Motorku
masih benar dan tidak rusak lagi.
:THE END:
Alhamdulillah, Cerita nya
sudah selesai, Saya Berharap Dapat Menghibur Anda dan mengajarkan anda bahwa :
Dalam Hidup Tidak Ada Kesialan, Semua Hal Itu Sudah Takdir Allah, Jadi
bersyukur lah apa yang Allah berikan kepada kita. Terima Kasih Sudah Membaca !.
:D
woi itu tu kau bukan aku itulah glk ngadongado
BalasHapusckckck itu kan cuman cerito erlintone, -_-
BalasHapus